One major issue faced by lenders and borrowers with FRMs is that the i translation - One major issue faced by lenders and borrowers with FRMs is that the i Indonesian how to say

One major issue faced by lenders an

One major issue faced by lenders and borrowers with FRMs is that the interest rate is
fixed on the date of origination and remains fixed until the loan is repaid. Hence, from the
day of origination, lenders are underwriting the risk of any significant changes in the
implicit components of mortgage interest rates, that is, the real rate of interest (r), the risk
premium (p), and the premium for expected inflation (f). To the extent that lenders
underestimate any or all of these components at the time of mortgage origination, they will incur a financial loss. For example, assume that a fully amortizing mortgage loan for
$60,000 is made for 30 years at 10 percent interest. This mortgage would require monthly
payments of about $527 (rounded). Should such a loan be made, it must follow that the
consensus of lenders at the time the loan is made is that a 10 percent rate of interest is
sufficiently high to compensate them for all forms of risk bearing expected to occur over
the time that the loan is expected to be outstanding. If over that time, one or more of the
components of the mortgage interest rate (i) are significantly higher than was anticipated at
the time of origination, lenders will suffer a loss.1 If, for example, lenders make an
inaccurate prediction of inflation and unanticipated inflation occurs, warranting a
12 percent interest rate instead of 10 percent, the magnitude of the loss to the lender over a
30-year period is determined as follows:
0/5000
From: -
To: -
Results (Indonesian) 1: [Copy]
Copied!
Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh pemberi pinjaman dan peminjam dengan FRMs adalah bahwa tingkat bungatetap pada tanggal yang origination dan masih tetap sampai pinjaman terbayar. Oleh karena itu, darihari originasi, lender Penanggungan resiko perubahan signifikan dalamkomponen implisit suku bunga kredit, yaitu tingkat suku bunga (r) yang nyata, risikoPremium (p), dan premi untuk perkiraan inflasi (f). Sejauh lendermeremehkan setiap atau semua komponen ini pada saat originasi hipotek, mereka akan mengalami kerugian keuangan. Sebagai contoh, menganggap bahwa pinjaman hipotek sepenuhnya amortizing untuk$60.000 dibuat selama 30 tahun 10 persen bunga. Hipotek ini akan memerlukan bulananpembayaran dari sekitar $527 (bulat). Harus seperti pinjaman dibuat, itu harus mengikuti yangkonsensus lender pada saat pinjaman dibuat adalah bahwa dengan 10 persen bungacukup tinggi untuk mengimbangi mereka untuk semua bentuk risiko bantalan diharapkan terjadi ataswaktu yang pinjaman diharapkan untuk menjadi luar biasa. Jika selama waktu itu, satu atau lebih darikomponen dari tingkat bunga hipotek (i) secara signifikan lebih tinggi daripada yang diantisipasi disaat yang origination, pemberi pinjaman akan menderita loss.1 jika, misalnya, lender membuatprediksi yang akurat inflasi dan inflasi yang tak terduga terjadi, warranting12 persen bunga bukan 10 persen, besarnya kerugian kepada pemberi pinjaman atas30-tahun ditentukan sebagai berikut:
Being translated, please wait..
Results (Indonesian) 2:[Copy]
Copied!
Salah satu isu utama yang dihadapi oleh pemberi pinjaman dan peminjam dengan FRMs adalah bahwa tingkat bunga
tetap pada tanggal originasi dan tetap tetap sampai pinjaman dilunasi. Oleh karena itu, dari
hari originasi, pemberi pinjaman underwriting risiko dari setiap perubahan yang signifikan dalam
komponen implisit suku bunga kredit, yaitu, tingkat suku bunga riil (r), risiko
premium (p), dan premium untuk diharapkan inflasi (f). Sejauh pemberi pinjaman
meremehkan salah satu atau semua komponen ini pada saat originasi hipotek, mereka akan mengalami kerugian keuangan. Sebagai contoh, asumsikan bahwa pinjaman hipotek sepenuhnya amortizing untuk
$ 60.000 dibuat selama 30 tahun dengan bunga 10 persen. Hipotek ini akan membutuhkan bulanan
pembayaran dari sekitar $ 527 (dibulatkan). Harus seperti pinjaman dilakukan, itu harus mengikuti bahwa
konsensus pemberi pinjaman pada saat pinjaman dilakukan adalah bahwa tingkat 10 persen dari bunga
yang cukup tinggi untuk mengimbangi mereka untuk semua bentuk bantalan risiko diharapkan terjadi selama
waktu bahwa pinjaman ini diharapkan akan luar biasa. Jika selama waktu itu, satu atau lebih dari
komponen suku bunga kredit (i) secara signifikan lebih tinggi daripada yang diantisipasi pada
saat originasi, pemberi pinjaman akan menderita loss.1 Jika, misalnya, pemberi pinjaman membuat
prediksi akurat inflasi dan inflasi yang tak terduga terjadi, penjamin sebuah
bunga 12 persen bukan 10 persen, besarnya kerugian kepada kreditur selama
periode 30-tahun adalah sebagai berikut:
Being translated, please wait..
 
Other languages
The translation tool support: Afrikaans, Albanian, Amharic, Arabic, Armenian, Azerbaijani, Basque, Belarusian, Bengali, Bosnian, Bulgarian, Catalan, Cebuano, Chichewa, Chinese, Chinese Traditional, Corsican, Croatian, Czech, Danish, Detect language, Dutch, English, Esperanto, Estonian, Filipino, Finnish, French, Frisian, Galician, Georgian, German, Greek, Gujarati, Haitian Creole, Hausa, Hawaiian, Hebrew, Hindi, Hmong, Hungarian, Icelandic, Igbo, Indonesian, Irish, Italian, Japanese, Javanese, Kannada, Kazakh, Khmer, Kinyarwanda, Klingon, Korean, Kurdish (Kurmanji), Kyrgyz, Lao, Latin, Latvian, Lithuanian, Luxembourgish, Macedonian, Malagasy, Malay, Malayalam, Maltese, Maori, Marathi, Mongolian, Myanmar (Burmese), Nepali, Norwegian, Odia (Oriya), Pashto, Persian, Polish, Portuguese, Punjabi, Romanian, Russian, Samoan, Scots Gaelic, Serbian, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovak, Slovenian, Somali, Spanish, Sundanese, Swahili, Swedish, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turkish, Turkmen, Ukrainian, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnamese, Welsh, Xhosa, Yiddish, Yoruba, Zulu, Language translation.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: