Results (
Indonesian) 1:
[Copy]Copied!
REVIEW KERTASAnak-anak dengan Autism di prasekolah kelas termasuk:Suatu Tinjauan sistematis dari Single-subjek desain intervensiketerampilan komunikasi sosialSarah G. Hansen Allison W. Blakely & Jill K. Dolata &Tracy Raulston & Wendy MachalicekMenerima: 13 Mei 2014 /Accepted: 17 Mei 2014 /Published online: 30 April 2014# Springer Science + Business Media New York 2014Abstrak perubahan undang-undang telah menyebabkan peningkatanmendorong untuk anak-anak dengan autism spectrum disorder untuk dididikdi kelas dengan biasanya berkembang rekan-rekan. Ini sistematiskajian pustaka antara tahun 2005 dan2012 bertujuan untuk mengidentifikasi intervensi yang efektif untuk mendukunganak-anak dengan autism spectrum disorder di prasekolah inklusifkelas. Single-subjek studi mengenai perbaikanketerampilan komunikasi sosial untuk anak-anakspektrum autism disorder di prasekolah inklusif telah diidentifikasimelalui pencarian sistematis dari database elektronik menggunakanistilah kunci, jurnal tangan pencarian dan pencarian leluhurmengidentifikasi artikel. Data diambil dari 16 hasilArtikel () memeriksa kekakuan dari desain, (b) mengevaluasi intervensiefektivitas menggunakan analisis visual dan persentase nonoverlappingdata (PND), dan (c) menentukan berbasis buktipraktek-praktek. Hasil menunjukkan berbagai intervensi yang efektif untukmeningkatkan keterampilan komunikasi sosial untuk anak-anakspektrum autism disorder di ruang kelas TK yang inklusif.Saran untuk penelitian dibahas.Kata kunci spektrum Autism disorder. Inklusi.Meta-analisis. Prasekolah. Keterampilan sosialPendahuluanPartisipasi dalam kualitas pendidikan anak usia dini telah langsung,efek positif pada hasil-hasil akademik dan sosial bagi mudaanak-anak (Camilli dan Barnett 2010). Biasanya berkembanganak manfaat dari awal interaksi sosial dengan rekan-rekan danBermain dasar untuk banyak keterampilan usia sekolah, termasuksosial-komunikasi (McClelland dan Morrison 2003;Odom et al., 2006). Untuk anak-anak Cacat, partisipasidalam usia dini program yang memiliki pendidikan antarabiasanya berkembang rekan-rekan dapat memberikan akses unik ke inimanfaat (Guralnick et al, 1996; Ferraioli dan Harris 2011).Meskipun terus perdebatan tentang dampak potensialtermasuk pengaturan pada anak hasil (misalnya, Garrick et al. 2000;Killoran et al. 2013), memiliki pengalaman anak usia diniberubah untuk anak-anak cacat dengan tren yang meningkatbagi anak-anak Penyandang Cacat untuk dididik bersamabiasanya berkembang rekan setiap kali mungkin (Boyle et al.2011; Odom2000).Namun, tanpa perencanaan yang efektif dan sistematis intervensi,anak-anak dengan defisit komunikasi sosial (misalnya, autismespektrum gangguan [ASD]) mungkin pada peningkatan risiko untukisolasi sosial dan mungkin melewatkan kesempatan untuk mengembangkan bermaknahubungan dengan rekan-rekan. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa beberapachildren with ASD do not benefit from inclusive educationalsettings without additional planning and systematic instruction(Bellini and Akullian 2007; Cho Blair et al. 2007; Koegel et al.2012; Williams White et al. 2007). Children with ASD maybenefit from the increased opportunities to observe, initiatesocial interactions, and respond to the social and play bids oftypically developing peers that inclusive preschool environmentsoffer. However, additional supports and instruction forclassmates with and without ASD may be essential.Impairments in social communication and restricted andrepetitive behaviors, and interests characterize ASD(American Psychiatric Association, Diagnostic and StatisticalManual of Mental Disorders 2013).Without effective intervention,these delays can obstruct a child’smeaningful participationin educational settings (Bono et al. 2004; Charman et al. 2005).Children with ASD often lack both functional (e.g., pointing at aS. G. Hansen : A. W. Blakely : J. K. Dolata : T. Raulston :W. Machalicek (*)Department of Special Education and Clinical Sciences, Center onHuman Development, University of Oregon, 901 E. 18th Avenue,Eugene, OR 97403, USAe-mail: wmachali@uoregon.eduRev J Autism Dev Disord (2014) 1:192–206DOI 10.1007/s40489-014-0020-y
Being translated, please wait..
