Results (
Indonesian) 2:
[Copy]Copied!
Pemantauan tentang penyakit akar dalam plot kedua dilaksanakan di
interval 4-bulanan. Penilaian lengkap adalah digunakan untuk
menentukan tingkat keparahan infeksi dan penyakit
gejala seperti kehadiran tubuh berbuah, busuk dari
kerah akar, menguning daun, defoliation, pengurangan
ukuran kanopi dan lain-lain telah didokumentasikan. Akar dari
berpenyakit pohon adalah sampel dan sampel
dibawa kembali ke laboratorium patologi di FRIM untuk
isolasi organism(s) kausal dicurigai. Jaringan
gejala penyakit bantalan potong beberapa potong
kira-kira ukuran 3 x 3 mm, berlapis ke kentang
dekstrosa Agar (PDA) dan diinkubasi pada suhu kamar
(28 C ± 2 C) untuk jamur untuk tumbuh. Budaya yang
kemudian ditransfer ke Malt ekstrak Agar (MEA) untuk
morfologi studi. Fitur makroskopik dan mikroskopis budaya jamur dan basidiocarp yang dijelaskan Stalpers (1978) dan Nunez dan
Ryvarden (2000).
Being translated, please wait..
