Results (
Indonesian) 2:
[Copy]Copied!
Metode mikrodilusi dijelaskan oleh Komite Nasional Clinical
Laboratory Standards (NCCLS, 1993) digunakan untuk standarisasi
setiap bagian tanaman ekstrak. Enam tabung reaksi bersih yang disusun di rak dan
diberi label serial. Untuk tabung tes pertama, 4ml encer Dimethylsulphuoxide
(DMSO) (20% DMSO di 80% air suling) ditambahkan. Kemudian dari
tabung tes kedua dengan enam, 2 ml DMSO encer ditambahkan ke masing-masing.
DMSO dipilih karena daya pelarut tinggi dan selektivitas. Untuk
menguji tabung satu, 1 g bagian tanaman ekstrak sudah disiapkan (paste) dimasukkan
dan dibuat untuk melarutkan dan aduk di dalamnya dan 2 ml dipipet dari itu untuk
menguji tabung dua sudah mengandung 2 ml encer DMSO. Sekali lagi, 2 ml
diambil dari uji tabung dua dan dimasukkan ke dalam tabung reaksi tiga juga mengandung 4 ml
encer DMSO. Dengan cara ini, pengenceran serial dilakukan untuk menguji
tabung enam dan 2 ml dibuang dari tabung uji keenam. Serial
pengenceran berada di dua kali lipat, yaitu 1/2 atau 1/2, 1/4 atau 1/4, 1/16 atau 16-1, dll Tabung 2
ke 6 berisi 2 ml pengencer setiap. Tujuan dari pengenceran serial
bagian tanaman ekstrak (paste) adalah untuk mendapatkan konsentrasi yang berbeda itu. The
konsentrasi yang diperoleh dari seri pengenceran di atas berada di urutan
tabung 1 sampai 6, yaitu 1 g / 4ml atau 250 mg / ml, 0,5 g / 2 ml atau 125 mg / ml, 0,25
g / 2 ml atau 62,5 mg / ml dan lain-lain
Being translated, please wait..
