Results (
Indonesian) 1:
[Copy]Copied!
Meskipun penelitian ini telah berkonsentrasi pada fisikkendala aktivitas api, kita tidak boleh melupakanpentingnya kebijakan pengelolaan tanah dalam kontekskebakaran picik vegetasi Asia Tenggara. Berbagai penulistelah menekankan tanah manajemen dan tanah kebijakan digunakan sebagaipaling penting penyebab kebakaran vegetasi diInsular Southeast Asia (misalnya Chokkalingam et al.2006;Dennis et al.2005; Ketterings et al.1999; Murdiyarso danAdiningsih2006; Stolle et al.2003). Pengelolaan tanahkebijakan adalah untuk sebagian besar di belakang penutup tanah saat inistruktur, yang ditunjukkan untuk sangat mempengaruhi api rezimdalam studi ini. Selain itu, kebijakan mengenai penggunaan api mungkinmempengaruhi terjadinya kebakaran bahkan dalam penggunaan lahan yang serupa. Langnerdan Siegert)2009) dinyatakan variasi dalam aktivitas api dalamBorneo antara negara yang berbeda. Demikian pula, rendah apikegiatan di Semenanjung Malaysia, melihat dalam studi ini mungkinsebagian karena kebijakan api.Itu ditunjukkan dalam studi ini yang api rezim karakteristiksangat terhubung ke terjadinya tanah gambut, tanahpola cover dan cuaca di wilayah tropis lembab inimana kebakaran di kondisi alam langka. Ini mengarah ke tinggivariabilitas api aktivitas kedua setiap tahun dan atas lagirentang waktu dan sangat merumitkan interpretasi aktifapi data. Tutupan lahan yang sama dan jenis tanah mungkin menunjukkan sangatjenis api karakteristik tahun basah dan kering. Padasisi lain, karakteristik api di seluruh daerah yang diberikan dapat bervariasisecara signifikan dari waktu ke waktu (terlepas dari cuaca tahunankondisi) tergantung pada saat ini land managementpraktek (Dennis et al.2005). Oleh karena itu, informasi tentangpenutup tanah dan terjadinya lahan gambut sangat penting untuk benarinterpretasi dari daerah aktif api dataset di picikAsia Tenggara. Tanpa informasi ini, sifatkebakaran tidak dapat ditentukan dan dapat diandalkan perkiraanefek api tidak diberikan.Secara keseluruhan hasil penelitian ini menegaskan teruspenggunaan api sebagai alat dalam konversi lahan berskala besar danManajemen di insular Southeast Asia dan bertahan apikerentanan dari daerah yang rusak. Penutup tanah saat inidistribusi dengan praktik pengelolaan lahanmembuat daerah rentan terhadap bencana api episodeKetika sangat kuat El Nin ̃o kondisi muncul. Aluas api episode dalam keadaan ini akantidak hanya menyebabkan kerusakan ekosistem setempat, belum pernah terjadi sebelumnyamasyarakat dan kesehatan manusia insular Southeast Asia, tetapijuga akan menyebabkan emisi karbon global kesuasana.
Being translated, please wait..
