Goh and Ridgway (1994) found that most of the companies, which they su translation - Goh and Ridgway (1994) found that most of the companies, which they su Indonesian how to say

Goh and Ridgway (1994) found that m

Goh and Ridgway (1994) found that most of the companies, which they surveyed, viewed certification to ISO 9000 to be the end point in their quality drive. Similar findings were also reported by Zetie et al. (1994) and Meegan and Taylor (1997). Goh and Ridgway (1994) also advocated the need for a cost-effective framework to implement TQM in SMEs, but they did not expand on their idea. Zetie et al. (1994) reported on a case study of a small company's experience in implementing TQM. They utilised an improvement infrastructure that was very similar to the quality circles concept and gave examples of the kinds of projects conducted. All these took place after ISO 9000 certification.
0/5000
From: -
To: -
Results (Indonesian) 1: [Copy]
Copied!
Goh dan Ridgway (1994) menemukan bahwa sebagian besar perusahaan, yang mereka yang disurvei, melihat sertifikasi ISO 9000 untuk menjadi titik akhir di drive kualitas mereka. Temuan serupa juga dilaporkan oleh Zetie et al. (1994) dan Meegan dan Taylor (1997). Goh dan Ridgway (1994) juga menganjurkan kebutuhan untuk kerangka yang hemat biaya untuk melaksanakan TQM di UKM, tetapi mereka tidak melakukan memperluas ide mereka. Zetie et al. (1994) melaporkan pada studi kasus perusahaan kecil pengalaman dalam melaksanakan TQM. Mereka dimanfaatkan perbaikan infrastruktur yang sangat mirip dengan konsep kualitas lingkaran dan memberikan contoh-contoh dari jenis-jenis proyek-proyek yang dilakukan. Semua ini terjadi setelah sertifikasi ISO 9000.
Being translated, please wait..
Results (Indonesian) 2:[Copy]
Copied!
Goh dan Ridgway (1994) menemukan bahwa sebagian besar perusahaan, yang mereka disurvei, melihat sertifikasi ISO 9000 menjadi titik akhir dalam drive kualitas mereka. Temuan serupa juga dilaporkan oleh Zetie dkk. (1994) dan Meegan dan Taylor (1997). Goh dan Ridgway (1994) juga menganjurkan perlunya kerangka hemat biaya untuk melaksanakan TQM di UKM, tetapi mereka tidak memperluas ide mereka. Zetie dkk. (1994) melaporkan pada studi kasus pengalaman perusahaan kecil dalam melaksanakan TQM. Mereka dimanfaatkan infrastruktur perbaikan yang sangat mirip dengan konsep lingkaran kualitas dan memberi contoh jenis proyek yang dilakukan. Semua ini terjadi setelah sertifikasi ISO 9000.
Being translated, please wait..
 
Other languages
The translation tool support: Afrikaans, Albanian, Amharic, Arabic, Armenian, Azerbaijani, Basque, Belarusian, Bengali, Bosnian, Bulgarian, Catalan, Cebuano, Chichewa, Chinese, Chinese Traditional, Corsican, Croatian, Czech, Danish, Detect language, Dutch, English, Esperanto, Estonian, Filipino, Finnish, French, Frisian, Galician, Georgian, German, Greek, Gujarati, Haitian Creole, Hausa, Hawaiian, Hebrew, Hindi, Hmong, Hungarian, Icelandic, Igbo, Indonesian, Irish, Italian, Japanese, Javanese, Kannada, Kazakh, Khmer, Kinyarwanda, Klingon, Korean, Kurdish (Kurmanji), Kyrgyz, Lao, Latin, Latvian, Lithuanian, Luxembourgish, Macedonian, Malagasy, Malay, Malayalam, Maltese, Maori, Marathi, Mongolian, Myanmar (Burmese), Nepali, Norwegian, Odia (Oriya), Pashto, Persian, Polish, Portuguese, Punjabi, Romanian, Russian, Samoan, Scots Gaelic, Serbian, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovak, Slovenian, Somali, Spanish, Sundanese, Swahili, Swedish, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turkish, Turkmen, Ukrainian, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnamese, Welsh, Xhosa, Yiddish, Yoruba, Zulu, Language translation.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: